Ole Gunnar Solskjaer dan Ferguson

Tiru Ferguson, Ole Gunnar Solskjaer Dikritik Paul Ince

Ole Gunnar Solskjaer mendapat masukan untuk tetap bertahan sebagai pelatih Manchester United. Dirinya dinilai harus dapat meniru performa dari legenda MU sebelumnya yakni Sir Alex Ferguson sewaktu mengasuh The Reds Devils namun tetap harus menjadi diri sendiri tanpa memaksakan diri.

Paul Ince sendiri menilai jika tingkah Ole Gunnar Solskjaer yang mencoba mendekati Sir Alex Ferguson terlalu berlebihan. Dia mengatakan jika saat ini performa Manchester United sangat jauh berbeda dari ketangguhan mereka dulu dan Solskjaer diharapkan dapat menjadi sosok seperti dia awal muncul menjadi pelatih sementara MU.

“Pelatih saat ini memang memaksakan diri untuk dekat dan menjadi Sir Alex ferguson. Dia harus dapat membedakan apa yang dia rasakan. Dia kini menjadi pelatih Manchester United. Kami melihat bagaimana dia melakukan pendekatan, misalnya memberikan coklat pada pemain dan gaya yang sudah pernah dilakukan oleh Ferguson sebelumnya,” ujar Ince.

Lebih lanjut, Paul mengungkapkan jika hal tersebut sudah menjadi masa lalu dan kini, Ole harus bergegas untuk membenahi diri dengan apa adanya. “Kami wajib maju dan menemukan cara baru yang lebih matang dan efektif. Semua masih terasa seperti saat Ole menciptakan gol di babak final Liga Champions 1999 yang lalu. Akan tetapi, dia harus menjadi selayaknya pelatih di klub besar ini.” tuturnya lagi.

Salah satu mantan pemain terbaik di MU ini menuturkan jika segala upaya yang dilakukan pelatih anyar klub ini dengan hanya melihat apa yang dilakukan Fergie sebelumnya tidak akan menjadi solusi terbaik untuk mereka.

“ Saya merasa semuanya menjadi penggangu untuk saya. Saya yakin jika banyak orang yang setuju dengan apa yang saya rasakan saat ini. Jujur saya menjadi muak untuk semua yang terjadi. Saya ingin Ole bertindak selayaknya pelatih dan pemimpin!”

Paul Ince menduga jika hal ini lambat laun akan mempengaruhi penampilannya. Ferguson bisa menjadi role model di The Red Devils, namun baginya, menjadi diri sendiri sangat penting. “Masa depan klub ada di tangannya, dia harus memimpin para pemain dengan karakter yang kuat, menjadi pemimpin terbaik demi kemenangan dan memotivasi mereka untuk melakukan yang terbaik dalam tiap laga.”

Bertengger di posisi empat besar, Ole Gunnar Solskjaer berada di peringkat enam klasemen dengan hasil 64 poin. Selisih di ruang ganti masih menghantui klub ini, begitu juga dengan berita jika Paul Pogba akan segera pindah ke Real Madrid ikut memberi pengaruh pada perkembangan klub yang pernah bersinar di tangan Sir Alex Ferguson tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *